5 Cara cegah stunting pada balita untuk menghasilkan generasi berkwalitas

Stunting masalah besar di indonesia

Stunting adalah  kondisi anak yang yang mengalami gangguan pertumbuhan. Ini terjadi karena anak mengalami kekurangan gizi untuk waktu yang lama dari mulai dikandungan sampai dengan usia 2 tahun.

Akibat dari gangguan pertumbuhan ini, anak bertubuh pendek dan mengalami gangguan intelektual pada saat mulai besar.
Di Indonesia saat ini gangguan  pertumbuhan  stunting menjadi masalah nasional. Indonesia berada pada urutan ke 4 sebagai negara dengan jumlah anak balita penderita stunting. Secara nasional jumlah anak yang menderita stunting sebesar 10,2%.  yang tersebar diseluruh  daerah  di indonesia.

Jumlah ini sangat besar jika tidak serius ditangani akan mengakibatkan bangsa Indonesia memiliki generasi   dengan kwalitas intelektualyang rendah.

Ini jelas akan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional   karena  memiliki generasi yang tidak mampu bersaing secara global.  Tenaga kerja yang tidak produktif. Berdasarkan kenyataan diatas sebagai bangsa Indonesia sudah selayaknya persoalan ini tidak sepenuhnya kita serahkan kepada pemerintah.

Diperlukan kesadaran sebagai bangsa untuk mengedukasi ibu muda, calon ibu, maupun ibu yang sedang mengandung, betapa fatal akibat dari ketidak perdulian terhadap gizi yang diperlukan selama hamil dan selama anak masa balita .

Ciri-ciri stunting pada balita

Banyak ibu yang tidak mengetahui anaknya menderita stunting. untuk itu seorang ibu perlu mengenal ciri-ciri stunting pada seorang anak.  Adapun ciri -ciri yang menandakan anak menderita stunting adalah :

. Berat badan anak tidak naik setiap dilakukan penimbangan  bahkan cenderung menurun.

.Tinggi badan  yang lebih pendek dari tinggi anak umumnya pada usianya .

. Anak rentan terkena penyakit infeksi. dan dapat terjadi secara berulang.

.Perkembangan koknitif anak yang terhambat sehingga susah menangkap pelajaran.

 

Untuk mengetahui apakah anak tumbuh normal adalah dengan melakukan pemeriksaan di posyandu setiap bulannya. Dengan demikian apabila anak menunjukan ciri ciri  gangguan pertumbuhan dapat dilakukan tindakan untuk meminimalisir dampaknya pada anak

5 cara cegah stunting pada balita untuk menghasilkan generasi berkwalitas

 

5 Cara pencegahan stunting pada Balita :

Setelah anak lahir ada 5 cara yang  harus dilakukan seorang ibu untuk mencegah terjadinya stunting pada aanak balita. ke empat cara tersebut adalah:

1. Pemberian ASI eksklusif : setelah bayi lahir dianjurkan langsung menyusui pada ibu. sebab air susu pertama yang berwarna kuning  disebut colostrum sangat bermanfaat untuk kekebalan tubuh  bayi.  Asi mengandung zat gizi yang lengkap yang mudah diserap  secara sempurna oleh tubuh bayi. Pemberian asi secara eksklusif tanpa makanan  lain dilakuakan selama 6 bulan dan bayi disususi  8 kali sehari. Bayi  Setelah 6 bulan  diberikan makanan pendamping asi yang mengandung gizi seimbang.

Meskipun anak sudah diberikan makana pendamping asi , pemberian asi tetap dilakukan sampai bayi berusia 2 tahun.  Pemberian ASI akan meningkatkan ikatan kasih sayang antara ibu dan anak.

2. Berikan Imunisasi secara lengkap: Pemberian iminusasi secara lengkap menjadi syarat untuk kesehatan bayi.   Denag  dilakukannya immunisasi mencegah  bayi terkena infeksi penyakit. karena bayi usia sampai 2 tahun  sangat rentan terhadap penyakit .

3. Lakukan penimbangan Bayi setiap Bulan: Kontrol berat badan bayi dan tinggi badan bayi  di posyandu atau di fasilitas kesehtan lainnya. Dengan rajin membawa anak konsultasi di POSYANDU , akan   memantau  tumbuh kembang anak dan mendeteksi secara dini terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak.

4.Pola Asuh yang benar terhadap anak:  Ibu adalah pengasuh utama anak bayi karena ibulah yang akan merwat bayi dari mulai memberikan makan, jenis makana  yang diberikan , memandikan melatih anak  yang semuanya untuk tumbuh kembang anak secara normal. Pengetahuan tentang perkembangan anak menjadi suatu keharusan  bagi seorang ibu.

5. Kesadaran seorang ibu untuk menciptakan generasi yang berkwalitas: Kesadaran ini menjadi kunci bagi setiap ibu untuk menghasilkan sautu generasi yang berkwalitas. karena semua tindakan yang dilakaukan  untuk mencegah stunting pada anak adalah bersifat anjuran dan keputusan kembali pada ibu yang menjalaninya.

Anda juga dapat membaca di 3 hal utama yang harus dilakukan ibu hamil mencegah anak Stunting

2 thoughts on “5 Cara cegah stunting pada balita untuk menghasilkan generasi berkwalitas

    • July 17, 2019 at 5:00 pm
      Permalink

      Thank you very much for your response and thank you for visiting my blog

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!