Manfaat terapi biomedis fungsional pada anak berkebutuhan khusus

 Terapi biomedis fungsional

Terapi biomedis  fungsional adalah terapi yang bertujuan memperbaiki metabolisme tubuh melalui diet atau mengatur pola makan serta pemberian suplementasi. Mendengar kata diet jangan berasumsi bahwa anak harus mengurangi makan untuk menurunkan berat badan. Diet adalah pengaturan pola makan, baik jenis, kwalitas, maupun porsi. Mengapa harus melakukan diet?  karena  penderita autisme  mengalami gangguan tubuh yang kompleks seperti alergi makanan, kekebalan tubuh yang rendah dan adanya kadar logam yang tinggi didalam tubuh anak. Gangguan metabolisme tubuh ini akan  mempengaruhi fungsi otak.  

 

Manfaat terapi biomedis fungsional pada anak berkebutuhan khusus

Pelaksanan terapi biomedis fungsional

Pelaksanana terapi biomedis fungsional didahului dengan   pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk terapi biomedis adalah pemeriksaan darah, rambut, feses, dan urin. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menunjang pemeriksaan fisik agar penanganan tepat sasaran.

Tahapan penanganan biomedis fungsional

Tahapan penanganan biomedis  adalah tahapan praktek diet secara nyata. Karena autisme tidak hanya sekedar permasalahan perilaku yang tidak wajar, tetapi merupakan gabungan dari gangguan biologis pada sitem organ, misalnya alergi, asma, konstipasi, diare, gangguan pencernaan kulit kering dan lain lain. Oleh karena itu terapi biomedis fungsional merupakan terapi yang dinamis dan  berkelanjutan untuk mengatasi segala permasalahan yang dihadapi oleh anak anak autisme. Diet ini merupakan salah satu hal yang penting untuk anak- anak dengan gangguan autisme karena hampir seluruh anak- anak autisme memiliki gangguan pencernaan. Tahapan yang dilakukan orang tua dalam melakukan terapi biomedis fungsional adalah

1. Memilih metode diet.

Sebelum memilih metode  diet, orangtua dianjurkan berkonsultasi pada dokter yang mengerti terapi biomedis fungsional. Bagi anak-anak yang belum pernah diet dapat langsung melakukan diet GFCFSF yaitu diet gluten diet casein dan diet gula selama 1-3 bulan. Selanjutnya dilakukan diet karbohidrat. Karena respon anak tidak semua sama terhadap diet yang diterapkan, maka diet yang dilakuan anak -anak autisme bersifat dinamis mengikuti keadaan anak tersebut. Saat menjalani diet dengan metoda apapun hindari makanan olahan, bahan pengawet, dan pewarna.

2. Observasi melalui pencatatan.

Observasi melalui pencatatan dilakukan  orang tua setiap hari beserta waktunya (pagi, siang, malam dan jam berapa). Dalam pencatatan tersebut mencakup jenis makanan dan suplemen yang dikonsumsi,  kegiatan yang dilakukan dan perilaku. Pencatatan ini sangat bermanfaat untuk mengevaluasi makanan atau suplemen yang tidak cocok terhadap perkembangan fungsional anak dan sebagai  panduan untuk terapi berikutnya.

3. Pelaksanaan hasil obervasi.

Pada tahapan pelaksanana hasil observasi  orang tua menerapkan pola makanan yang memberikan hasil yang baik bagi perkembangan anak penyandang  autisme. Pola makanan tersebut akan terus diterapkan sampai anak dapat mengkonsumsi makanan senormal mungkin. Apabila dari hasil observasi tidak didapatkan perubahan  yang berarti  maka sebaiknya dietnya dihentikan. Pada anak yang menunjukan perubahan yang signifikan maka orang tua tetap menjalankan diet tersebut. Perubahan yang didapat dari terapi biomedis fungsional meliputi:

  1. Meningkatnya ekspresi serta perkembangan bahasa.
  2. bertambahnya perbendaharaan kata dan pemakaian bahasa yang tepat.
  3. Meningkatkan kepedulian sosial, interaksi dan mengerti permainan yang wajar.
  4. Meningkatkan  pemahaman serta fungsi kognitif anak.
  5. Membaiknya kontak mata dan respon anak.
  6. Menghilangnya perilaku-perilaku stimming dan melukai diri sendiri.
  7. Memahami serta merasakan emosi dan perasaan

Untuk lebih lengkapnya baca juga  https://www.stannia.com/2018/10/17/terapi-stimulus-syaraf/

Apabila orang tua membutuhkan panduan tentang terapi biomedis fungsional  kami menyediakan buku panduannya.

 

Manfaat terapi biomedis fungsional pada anak berkebutuhan khusus
Manfaat terapi biomedis fungsional pada anak berkebutuhan khusus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!