Tumbuh kembang anak 0-2 tahun optimalkan dengan 3 rangsangan ini

Tumbuh kembang anak anak 0-2 tahun.

Tumbuh kembang anak dari usia 0-2 tahun bisa berjalan baik akan menghasilkan anak yang sehat dan siap cerdas bila lahir secara normal. Akan tetapi nasib proses kelahiran setiap bayi tidak sama. Akan tetapi tentu ada patokan struktur tubuh normal dan fungsi organ -organ optimal.

Struktur tubuh anak normal adalah berat badan lahir 3050 gr-3450 gr. Panjang kurang lebih 50 cm. Lingkar kepala kurang lebih 33 cm. Struktur tubuh yang normal namun karena proses lahir tidak alami maka akan berpengaruh pada optimalisasi dari fungsi Indera.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun. Kenapa tahapan ini menjadi begitu penting? bukankah pada tahapan ini bayi belum dapat berbuat apa-apa. Nah mari kita baca uraian dibawah ini.

Oleh karena tahapan ini akan menentukan tumbuh kembang anak selanjutnya apakah menjadi anak yang tumbuh seperti umumnya dalam hal kognisi, interaksi sosial dan perilaku.

Setiap anak yang lahir di dunia bukan kehendak anak, namun kehendak pasangan , orang tuanya dan atas karunia Tuhan.

Oleh karena itu perlu diperhatikan tumbuh kembang anak tersebut pada masa mulai lahir sampai dengan usia 2 tahun.

Mengapa pada masa 0- 2 tahun adalah yang sangat penting ?
Karena pertumbuhan otak, sumsum tulang belakang, jaringan syaraf serta perkembangan alat indera mencapai 85% sampai usia 2 tahun.

Cara mengoptimalkan Tumbuh kembang anak


Semua tumbuh kembang anak melalui proses yang panjang dan melelahkan sehingga harus dengan prinsip niat ikhlas merawat nya.

Oleh karena anak merupakan aset yang sangat berharga bagi semua, Tempalah dengan penuh semangat kelak akan menghasilkan berkah yang luar biasa hebatnya.

Cara untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak adalah dengan memberikan rangsangan tepat guna bagi anak tersebut.

Rangsangan yang tepat untuk menghasilkan anak yang sehat , dan siap cerdas, adalah adalah rangsangan asih, rangsangan asah,dan rangsangan asuh.

anak yang mendapatkan rangsang Asih, Asah, Asuh

Rangsangan Asih.

Dalam tumbuh kembang anak diperlukan rangsangan Asih. Yaitu rangsangan yang merupakan jalinan kasih sayang antara anak dan orang tua. Antara anak dan lingkungan keluarga.

Dalam menstimulasi rangsangan asih terlebih dahulu dipastikan bahwa proses vestibular- taktil anak optimal pada usia 3 bulan.

Dekapan dari ibu merupakan suatu jalinan kasih sayang yang tidak dapat di wakilkan pada orang lain. Anak perlu dibelai, dicium. Perlakuan ini akan membuat anak tumbuh percaya dirinya kelak

Rangsangan Asuh

Rangsangan Asuh: hak keamanan anak dari orang tua dan lingkungan keluarganya untuk terbebas dari berbagai gangguan agar mencapai pertumbuhan normal.

Rasa aman yang didapatkan anak dapat dia rasakan dari disusui, pemberian makanan bergizi, imunisasi dll. Dengan demikian anak akan merasa terlindungi.

Untuk mendapatkan rangsangan asuh sebaiknya juga jangan digantikan peran ibu dengan botol susu.

Untuk itu perlu meningkatkan pengetahuan di masyarakat bagaimana pentingnya kaum ibu menyusui bayi dari 0-2 tahun. Proses menyusui ini disebut dengan pemberian ASI eksklusif.

Adapun manfaat dari Pemberian Asi pada tumbuh kembang anak adalah : Untuk mengoptimalkan perkembangan fungsi dan pertumbuhan struktur otak anak usia 0-2 tahun.

Karena dalam kenyataannya pertumbuhan anak ditentukan perkembangan anak pada usia 0-2 tahun.

Rangsangan Asah

Asah: hak kecerdasan anak dari orang tua atau lingkungan keluarga untuk mengembangkan ketrampilan berfikir, gerak motorik kasar, motorik halus, daya tangkap, daya intelek, bahasa bicara , bahasa tubuh, sikap, perilaku dan mandiri sosial.

Kunci keberhasilan pengembangan keterampilan berfikir/ kognisi sangat dipengaruhi oleh kematangan vestibuler/sensasi rasa seimbangan dan sensasi rasa permukaan saat proses lahir.

Dalam rangka integrasi reflek primitif menjadi gerak yang bermakna dan bertujuan merespon lingkungan sosial.

Inilah yang menjadi alasan bahwa penyelarasan vestibular dapat mereduksi fenomena yang terjadi pada pertumbuhan anak mulai gangguan konsentrasi hingga autism.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Dalam masa tumbuh kembang anak 0-2 tahun ada bebrapa hal yang menjadi perhatian yaitu:

– Amati setiap tahapan perkembangan yang dilalui, jangan sampai ada tahapan yang terlewatkan dari pengamatan.

-Hindari pemakaian baby walker, supaya anak tumbuh secara alami.

-Jangan dibiarkan anak dalam tempat tidur box, tetapi letakkan dilantai yang bersih untuk bermain.

-Mendidik anak usia 0-2 tahun harus orang tua sendiri. Bau badan ibunya lebih berkesan dan bermanfaat untuk membentuk perilaku yang baik, karena lebih permanen untuk mencetak rasa percaya diri dalam memory otak nya.

-Diperlukan perhatian yang lebih apabila bayi lahir dengan catatan beresiko. Resiko yang dimaksud adalah: Bobot bayi terlalu ringan atau terlalu berat. Melahirkan dengan cara operasi, vakum, forsep, induksi, kondisi lahir sungsang dan bayi kuning.

Bayi lahir dengan proses ini akan beresiko mengalami gangguan gangguan vestibular (sensasi imbang gerak) dan reaksi taktil (sensasi arah rasa permukaan )

Apabila dalam tumbuh kembang anak ditemukan penyimpangan pada usia 0-2 tahun, Maka orang tua segeralah mencari tahu cara melakukan penyelarasan vestibular- taktil lebih dini.

Penanganan ini lebih baik untuk mencegah anak beresiko agar tidak menjadi anak berkebutuhan khusus.

Baca juga:

Melahirkan bayi siap cerdas persiapkan diri dengan 7 langkah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!